Friday, February 24, 2017

B



We had our best time together, and I'm thankful for that
I enjoyed every moment and it will be an everlasting memories
You gave me this experience and made me learn so many things :)
I'm not quite sure how I feel right now..
but I know I love you... will always do.

Fly, B.. our love and prayer goes with you...

Friday, October 23, 2015

End of Season

I, once, told a mate that, "friends come and go"
I barely thought that she would gone eventually 
I know and I'm fully aware of our uniqueness
that indeed, we are different...
and differences shouldn't end with a farewell
at least that's what I hope it should be


yet here we are now, like total strangers
we bump into each other, have a gaze then look away
Hurts.. but later on, we get used to doing it..


I understand more that friends are really come and go
that some people come into your life for a season
they affect your entire world..
it's undeniable and it's real
but only for a season

and life still moves on..

I learn not to blame everyone, including myself
we have a choice about what we do, and we take on the responsibility of our own free will
however, sad is allowed, yes? just for a while...
it turns out I cannot ignore that feeling..
I need to pass through it, and it has been done.

it's fine, we're fine  :)

#People come into your life for a reason, a season or a lifetime.
When you figure out which one it is,
you will know what to do for each person.


Wednesday, August 5, 2015

Anakmu Bukan Milikmu



Puisi kontroversial karya Kahlil Gibran...

Anakmu bukanlah milikmu.
Mereka putra-putri Sang Hidup yang rindu akan dirinya sendiri.
Lewat engkau mereka lahir, tetapi bukan dari engkau.
Mereka ada padamu, tetapi bukanlah milikmu.
Berikanlah mereka kasih sayangmu, namun jangan sodorkan pemikiranmu.
Sebab mereka punya alam pikiran sendiri.
Patut kau berikan rumah bagi raganya, namun tidak bagi jiwanya.
Sebab jiwa mereka adalah penghuni rumah masa depan, yang tidak dapat kau kunjungi, bahkan tidak di dalam mimpimu.

Kau boleh berusaha menyerupai mereka, namun jangan membuat mereka menyerupaimu.
Sebab kehidupan tidak pernah berjalan mundur. 
Ataupun tenggelam di masa lampau.
Engkaulah busur, yang melepaskan anak panah kehidupan.
Sang Pemanah membidik sasaran dalam ketakterbatasan.
Dia merentangmu dalam keperkasaan-Nya, agar panah melesat jauh dan cepat.

Bersukacitalah dalam rentangan tangan Sang Pemanah.
Sebab Ia mengasihi anak panah yang melesat laksana kilat, sebagaimana Ia mencintai busur yang kuat.



kita, dua jiwa berbeda
yang dipersatukan semesta
dalam ikatan yang kuat dan nyata

kau adalah cerminku di dunia
padamulah aku berkaca
belajar memahami dan menerima realita

dan sepanjang perjalanan waktu
aku berteguh dalam sekat paradigmamu
mencoba menemukanku dalam gambaranmu
namun ternyata, aku bertemu citraku tak hanya lewat cerminmu

tak mengapa kan, Mama...
bila dengan penemuan ini, aku mampu mengerti arti "sempurna"
yang mungkin tak ada dalam kamusmu atau mereka
janganlah kau artikan, Mama...
bahwa ini akhir masa kita

lagu kita tak harus sama
dengan alunan kasih, kita tetap satu nada
bila dikatakan, hidup adalah pilihan,
kini aku memilih hidup sebagai aku.. simple saja.

aku menjadi diriku, Mama, tak berarti kau terlupakan.
aku memilih jalanku, Mama, tak berarti kau kuabaikan.
sayangku untukmu, Mama, tetap untuk selamanya.



#Lelah? 
Jujur..iya. Tapi setiap saya ingin pergi dan berhenti, hati meminta berjuang lagi. Dan logika berkata masa cuma segini..? Jadi saya kembali. Logika memang tahu bagaimana membuat keputusan yang "benar", tapi hati tahu mana yang membuat bahagia bahkan jika itu keputusan yang "salah". -- Dee.



Thursday, June 4, 2015

Sepi itu...



Sepi itu..
Sendiri..

Sepi itu..
Kala bisikan hati kau dengar bagai genderang..

Sepi itu..
Saat dunia berteriak, namun kau rasa sunyi..

Sepi itu..
Menusuk sampai ke tulang.


Friday, May 8, 2015

Bercermin Dari Masa Lalu

Story shared from: http://motivaksi.blogspot.com/2014/03/bercermin-dari-masa-lalu.html





Setiap orang suci pasti punya masa lalu, dan pendosa pun pasti punya masa depan. Semua orang pasti punya masa lalu, baik itu menyenangkan ataupun tidak. Suka atau tidak, masa lalu pasti akan selalu kita ingat dan rekam dalam memori kita. Bukan berarti, orang yang tidak pernah melakukan dosa tidak memiliki masa lalu. Sejatinya masa lalu bukanlah untuk didiamkan, dikenang, atau diingat-ingat. Apalgi kalau masa lalu tersebut terasa pahit, tentu kita tidak ingin dan berharap untuk mengulanginya dan bahkan mengingatnya.

Ada pepatah mengatakan, orang-orang besar tidaklah mempermasalahkan masa lalu. Tapi mereka mengikhlaskan masa lalu. Masa lalu ada, baik atau buruk adalah pembelajaran untuk kita menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya. Ada yang terasa pahit dan selalu diingat, tapi tidak semuanya mau mengambil hikmah dan belajar darinya. Kebanyakan dari kita lebih terfokus pada apa yang dirasa (luka masa lalu) daripada terfokus pada hikmah dibalik masa lalu tersebut.

Terkadang kita diuji dalam kesalahan agar kita tahu mana yang benar dan mana yang salah. Tidak ada kebenaran kalau tidak ada kesalahan. Begitupun dengan masa lalu. Yang terpenting, jangan menilai seseorang hanya dari masa lalunya saja. Tapi lihatlah perubahannya sekarang. Bisa jadi mereka yang dulunya salah sekarang telah menjadi soleh dan bahkan lebih soleh daripada kita.

Sampai kapanpun kita pasti selalu ingat pada masa lalu yang kita alami, terlebih masa lalu itu terasa pahit oleh kita. Namun layaknya jamu, meskipun pahit tapi bisa menyembuhkan selama kita mau berubah :) Masa depan itu misteri, dan kita tidak perlu mengkhawatirkan hari esok. Sebab yang pasti adalah masa lalu yang sudah terjadi. Jika kita tidak mampu berdamai dengan masa lalu, sampai kapanpun kita akan dihantui rasa bersalah dan rasa penyesalan. So, masa lalu itu masalah lu :) 


Wednesday, February 4, 2015

Teman Hidup


Dia indah meretas gundah
Dia yang selama ini ku nanti
Pembawa sejuk, pemanja rasa
Dia yang selalu ada untukku

Di dekatnya aku lebih tenang
Bersamanya jalan lebih terang

Tetaplah bersamaku, jadi teman hidupku
Berdua kita hadapi dunia
Kau milikku milikmu, kita satukan tuju
Bersama arungi derasnya waktu

Kau milikku, ku milikmu
Kau milikku, ku milikmu

Di dekatnya aku lebih tenang
Bersamanya jalan lebih terang

Tetaplah bersamaku, jadi teman hidupkku
Berdua kita hadapi dunia
Kau milikku milikmu, kita satukan tuju
Bersama arungi derasnya waktu

Bila di depan nanti
Banyak cobaan untuk kisah cinta kita
Jangan cepat menyerah
Kau punya aku, ku punya kamu, selamanya akan begitu

Tetaplah bersamaku, jadi teman hidupku
Berdua kita hadapi dunia
Kau milikku milikmu, kita satukan tuju
Bersama arungi derasnya waktu

Kau milikku, ku milikmu
Kau jiwa yang selalu aku puja...


by: Tulus

Tuesday, January 27, 2015

aku belajar

















aku belajar
menjadi aku yang sesungguhnya
tanpa topeng berduka
tanpa kelir ceria
hanya diriku saja

aku belajar

meruntuhkan benteng raguku
mengizinkanmu meraih penatku
kau lepaskan satu-satu
hingga tersisa satu jiwaku

aku belajar

menikmati setiap masa
mengalirnya kata di antara kita
mengecap sayangmu yang istimewa
menerima hatimu apa adanya

aku belajar

mengerti peranan logika
memahami esensi rasa
dan mengolah keduanya
lagi dan lagi, menangkap kaitannya

aku belajar

mengenal unikmu dengan tatapan mata
menilai hangatmu lewat jabat tangan kita
mengerti rindumu akan cinta sederhana
memahami arti relasi "kita"

dan bersamamu, aku bahagia :)

sempurna dalam ketidaksempurnaan kita
menjejakkan memori di setiap peristiwa
mengungkap keindahan cinta dalam doa
penuh syukur tak terhingga
merangkul Sang Pribadi ketiga.


#bersatukitateguh

#tulusbukanmodus
#kasihsayangdansetia
#limapuluhtahunlagi
#panahacakadut
#punsangat


"Tali tiga lembar tak mudah diputuskan." (Pengkhotbah 4:12)




Monday, January 5, 2015

hujan bulan juni



tak ada yang lebih tabah
dari hujan bulan juni
dirahasiakannya rintik rindunya
kepada pohon berbunga itu

tak ada yang lebih bijak
dari hujan bulan juni
dihapusnya jejak-jejak kakinya
yang ragu-ragu di jalan itu

tak ada yang lebih arif
dari hujan bulan juni
dibiarkannya yang tak terucapkan
diserap akar pohon bunga itu

(1989)

puisi Sapardi Djoko Damono


Wednesday, September 24, 2014

Kekasih Hati


bila kulafalkan namamu,
kurasakan energiku bangkit
bagai mantra puja pada para dewa
menggerakkan denyut rasa
menyalakan api-api cinta
memanggil jiwa yang berkelana
kembali menjejak pada raga


saat wajahmu berjelajah dilamunku,

ada sensasi yang menggelitik
tergesa mendesak indera berkutik
menghantarkan bayang-bayang eksotik
melesat berpacu bersama darahku
bergegas mengetuk pintu kalbu
untuk segera melabuhkan rindu


dan kala hadirmu dihadapku sungguh nyata,

akan kubekukan detak masa
diam dalam ingin yang bergelora
menikmati nirwana kita
hingga ragumu sirna..
kalutmu reda

tapi saat ini..

ku hanya mampu mendikte mimpi
mengurai sepi sendiri
menjaga sayang sampai ke ujung hari
menyambut sang kekasih hati

:)





Tuesday, August 5, 2014

Bukan Kuburan



















hening sangat....
hingga kantuk ini bertambah hebat
segala posisi membuatku penat
waktu terasa bergerak lambat-lambat...

kupasang earphone-ku
dan bergulir lagu demi lagu
dengan berbagai lirik unyu
namun kini kantuk dan jemu makin menyatu

selintas kulirik dunia sekitar
wajah-wajah serius juga datar
hai kawan...kau sedang berpikir... atau sadar tersamar?

ini kantor... bukan kuburan
sedikit hiburan kurasa bukan dosa
sesekali lepaskanlah gurau dan tawa
lumayan ngurangin beban pikiran

sekali lagi kuingatkan, kawan....
ini kantor....... bukan kuburan...
sebelah kiri dan kananmu bukanlah setan
mari bersenang-senang....
sebelum ngebanyol itu dilarang  :D


**a day without laughter is a day wasted -- Charlie Chaplin**

Friday, August 1, 2014

Ya Sudahlah....


tiba-tiba teringat
sesaat tercium aroma dapur yang menyengat
malam itu terakhir kali kita berdebat

tatap temu sambil lalu
harusnya membuatku tahu
pertemanan kita berhenti di titik itu

tanyaku tak berujung jawabmu
bingungku akan bungkammu
usahaku berbuah pesan bisu

hari berganti tahun, dan aku lelah
tak ada niat mengunjuk salah
hanya resah akan sikap yang berubah

bila tak kunjung tiba sapamu
ya sudahlah...
aku menyerah...
cukupku mengenalmu..

sudah cukuplah...


Friday, July 18, 2014

Heartbreaking


blithe but weary
excited yet so jumpy
the warmth and the affection
I know I'm blessed

I'm longing for peace and comfort
and it's right in my hand now
but somehow...
I cannot hold it
cannot keep it..

and it is heartbreaking...

Wednesday, April 23, 2014

Bila Kutitipkan



















Bila kutitipkan dukaku pada langit,
Pastilah langit memanggil mendung

Bila kutitipkan resahku pada angin,
Pastilah angin menyerukan badai

Bila kutitipkan geramku pada laut,
Pastilah laut menggiring gelombang

Bila kutitipkan dendamku pada gunung,
Pastilah gunung meluapkan api

Tapi...

Kan kusimpan sendiri mendung dukaku
Dalam langit dadaku

Kusimpan sendiri badai resahku
Dalam angin desahku

Kusimpan sendiri gelombang geramku
Dalam laut pahamku

Kusimpan sendiri..


*a poem by Gus Mus

Friday, December 6, 2013

Make Mistakes












I hope that in this year to come, you make mistakes.

Because if you are making mistakes,
then you are making new things,
trying new things,
learning, living,
pushing yourself, changing yourself,
changing world.

You are doing things you've never done before
and more importantly...
You are DOING something.

Don't freeze..
Don't stop..
Don't worry that it isn't good enough, or it isn't perfect.

Whatever it is...
Art, or love, or work, or family or life...

Whatever it is you are scared of doing,
Do it !

Make your mistakes...

Next year and forever.

-Neil Gaiman-

Thursday, October 17, 2013

Pulang



DI TITIK INI AKU MEMILIH,
UNTUK BERSANDAR PADA KETIDAKPASTIAN 
DAN MEMBIARKAN ANGAN MELAKUKAN PERJALANAN...
MEMBEBASKANNYA MELAYANG DALAM KEHAMPAAN
KEMBALI PADA ESENSI MULANYA

HAMPA...
KUMENGERTI ITULAH AWAL HIDUP..
KESENDIRIAN YANG TAK TERELAKKAN
PENGEMBARAAN YANG MELELAHKAN
MENCARI DALAM INGIN
DAN MENEMUKAN KETIADAAN

NAMUN..
KARENA ITULAH AKU TERBAWA
SAMPAI KEPADA RASA...

YANG MENGGELITIK INDERA,
MEMBUYARKAN LOGIKA
YANG MENEDUHKAN, MENENANGKAN..
NYAMAN...

TERSENTAK SADARKU..
SAAT SATU SOSOK JIWA
TERBENTUK NYATA DI DEPAN MATAKU
MEMAPARKAN KEKINIAN YANG BIASANYA KUABAIKAN

RASA ITU.. TERNYATA RINDU...
AKU RINDU RUMAH

KUBELOKKAN KEMUDI HATIKU
KINI AKU PUNYA ARAH...
JIWA ITU MERAIH DAN MENUNTUNKU
DIA MENGIZINKAN TANGANKU MENGATUP
DIA MEMBIARKAN BIBIRKU MENGUCAP
KATA DAN DOA...
MENGUNGKAP KERINDUAN YANG SAMA
IA PUN INGIN PULANG

BERSAMA DIA HASRAT INI MEMBIMBING AKAL
BERIMPROVISASI MENEMUKAN CARA
MENCARI JALAN...
MENYATUKAN TUJUAN...
MELEPAS KABUT MASA LALU
MENAPAKKAN KAKI DAN MELANGKAH,
MENUJU "RUMAH"


KAMULAH "PULANGKU"...

KAMULAH "RUMAH ITU"...


***

-- dibutuhkan suatu perjalanan dan segala likunya, untuk dapat memahami apa artinya "pulang". --

Wednesday, October 9, 2013

Aku Ingin



Sajak Sapardi Djoko Damono


Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan kata yang tak sempat diucapkan
kayu kepada api yang menjadikannya abu


Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan
awan kepada hujan yang menjadikannya tiada

(1989)

***

Saturday, October 5, 2013

Her


I am the kind of woman...
who will sit and enjoy beach for hours
and curl up happily while listening to your story
smile like I'm fine when I'm not
make you laugh a lil' bit when you want to cry
worry more about you than myself
fall over laughing at the dumbest things
always forgive but never forget

who loves so many, and hates so few
who stay speechless while her heart is skipping some beats :)
who cries not because she's weak,
but maybe because she's been strong too long

from the beginning until now...
it turns out I was still that kind of woman
I have to deal with it

and after over 30 years...

I accept 'her'.


"how others see you, is not important...how you see yourself means everything."

Monday, September 30, 2013

Over You



I didn't remember you every day
but sometimes it happened in a flash,
you came and rang my bell
showing me the fact, that actually...
you will forever be missed :)

Even if happiness forgets you a little bit,

I'm not going to ever get over you.

***

"remembering faithful friends and loved ones who have been flown back into the Presence of God... may their souls find the eternal light."

In Memoriam, Yanuar Prihatin & Olivia Carolina
(Sept 30, 2009 - Sept 30, 2013)


Thursday, September 26, 2013

CooL













acuhku..
bukan berarti kamu ngga unyu  ^_^
kamu lugu... kamu lucu...

tapi degup jantung ini makin nyata 
dan ku sibuk menata galau jiwa..

diamku..
bukan berarti aku ngga suka kamu..
aku lagi mati kutu  @_@
dan mulut ini tertahan kaku

sedikit resah kau mampu menerka
ku larut mereka-reka rasa

senyumku..
kuberi satu-satu
tiap kita bertemu..
namun saat kau membalas senyumku..

...............

aku kehabisan kata.....


***


#inspired-by-neng-titin  :-D

Monday, September 23, 2013

Rindu



rindu...
bukan masalah ada tidaknya waktu..
atau berapa lama boleh bertemu

sesaat yang kubutuh..
kala kau muncul dari ketiadaanmu
merapatkan makna-makna ambigu
menyatu..
ternyata rasa ini tumbuh... :)

rindu itu...
saat di hatimu..
hanya ada satu nama.... aku.


***

we met for a reason, either you're a blessing, or a lesson  :)